Merupakan suatu kebanggaan bagi saya bisa menduduki satu
kursi di Universitas Diponegoro, salah satu Perguruan Tinggi Negeri favorit di
Indonesia. Karena hal ini sudah menjadi impian saya sejak duduk di bangku SMP,
yakni ingin melanjutkan pendidikan di pulau Jawa. Walaupun itu berarti saya
harus jauh dari keluarga, tekad saya tetap kuat. Ditambah lagi dengan dukungan
dari kedua orangtua, saya pun bertambah semangat untuk menetapkan Universitas
Diponegoro sebagai salah satu pilihan saya di kartu peserta SNMPTN Jalur
Undangan.
Karena diberi kesempatan untuk memilih dua program studi
dalam satu universitas, saya pun memutuskan untuk memilih jurusan S1 Statistika
sebagai pilihan pertama dan jurusan Ilmu Gizi pada pilihan kedua. Meskipun saya
tahu bahwa Ilmu Gizi berada di bawah naungan Fakultas Kedokteran yang tentu
saja lebih bergengsi di mata masyarakat. Bahkan ada yang pernah mengatakan
bahwa pilihan saya terbalik. Namun saya tidak peduli karena saya lebih menyukai
dan tetap yakin terhadap pilihan saya.
Mengapa saya memilih Statistika? Hal ini memang patut untuk
dipertanyakan. Karena dari keempat jurusan pilihan saya, statistika merupakan
satu-satunya jurusan yang bukan di bidang kesehatan. Jika saya ditanya mengenai
hal ini saya akan selalu memberi jawaban yang sama, yakni karena saya menyukai
ilmu statistika. Sementara pilihan yang lainnya merupakan saran dari kedua
orangtua saya yang ingin agar saya kuliah dan bekerja di bidang kesehatan.
Jadi, kedua orangtua saya sama sekali tidak tahu bahwa saya akan memilih
jurusan statistika.
Statistika adalah ilmu yang sedang berkembang di Indonesia
bahkan tergolong baru. Pada awalnya statistika merupakan salah satu bidang
peminatan dalam program studi Matematika. Namun beberapa tahun terakhir,
beberapa universitas membuka program studi ini. Maka saat ini belum cukup
banyak universitas di Indonesia yang menyediakan program studi statistika, baik
universitas negeri maupun swasta.
Saya memilih jurusan ini karena saya yakin bahwa jurusan statistika
memang dibutuhkan di banyak bidang. Buktinya statistika
banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya
astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial), maupun di bidang bisnis,
ekonomi, industri,
asuransi, perbankan, bisnis, lingkungan, kesehatan,
pertanian, dan rekayasa.. Dalam
bidang industri, statistika sering digunakan untuk menentukan keputusan,
contohnya berapa jumlah produk yang harus diproduksi dalam sehari berdasarkan
data historis perusahaan, apakah perlu melakukan pengembangan produk atau
menambah varian produk, perlu tidaknya memperluas cabang produksi, dan lain
sebagainya.
Statistika juga digunakan dalam pemerintahan seperti keperluan
sensus penduduk, menghitung keuangan negara, mendata jumlah propinsi beserta
perangkat pemerintahan, mendata sumber daya alam, mengklasifikasikan daerah,
mendata jumlah sekolah). Statistika juga digunakan dalam menenentukan komposisi
penduduk, dimana dasar untuk menyusun komposisi penduduk yang umum digunakan
adalah umur, jenis kelamin, mata pencaharian, dan tempat tinggal. Aplikasi
statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau
polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta jajak cepat
(perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Menurut informasi yang
pernah saya baca, statistika dapat pula diterapkan di bidang komputasi dalam
pengenalan pola maupun kecerdasan buatan. Jadi prospek
kerjanya cukup luas.
Sebelum memilih jurusan ini saya memang sudah mencari info
tentang prospek kerja bidang statistika kedepannya. Dan keyakinan saya pun
semakin mantap setelah mendengar materi yang diberikan dosen ketika PMB
beberapa waktu yang lalu. Saya tertarik dengan materi-materi yang diberikan
dosen, terutama materi tentang jurusan dan prospek kerjanya. Ditambah lagi
dengan penjelasan dari para dosen bahwa banyak mahasiswa statistika yang
mendapat IP cumlaude dan saat ini sudah banyak bekerja di instansi pemerintah
maupun swasta. Saya menjadi termotivasi untuk mengikuti jejak-jejak kakak angkatan
yang membanggakan tersebut.
Saya memilih dan memutuskan untuk meneruskan sekolah ke
jenjang yang lebih tinggi di Universitas Diponegoro, Fakultas Sains
dan Matematika Jurusan STATISTIKA selain
karena saya suka sekali yang berhubungan dengan hitung menghitung,
tentunya juga karena saya mempunyai gambaran cita-cita dan masa depan setelah
saya lulus nantinya. Meskipun banyak komentar serta kritikan dari berbagai pihak
mengenai jurusan statistika, yang menganggap bahwa statistika itu merupakan
jurusan yang rumit, tidak membuat saya menjadi down ataupun patah semangat.
Justru hal tersebut saya jadikan dorongan untuk lebih giat lagi belajar agar
dapat membuktikan bahwa jurusan statistika memiliki lulusan-lulusan yang
berkompeten dan profesional.
Saya ingin dan berkomitmen menjadi orang yang sukses. Saya
mempunyai keinginan bekerja di sebuah Instansi Pemerintahan atau bekerja di
Departemen Keuangan, dan setelah saya bekerja serta mempunyai cukup modal saya
berkeinginan membuka usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan. Hal tersebut
saya cita-citakan dan sebisa mungkin akan saya wujudkan sebagai bentuk
partisipasi saya terhadap kemajuan negara.
Menurut pandangan saya, statistika merupakan ilmu yang
sangat diperlukan peranannya. Mungkin statistika sering dianggap sebagai prodi
yg biasa-biasa saja apabila dibandingkan dengan prodi yang lain. Tapi
saya tidak pernah menganggap remeh prodi statistika karena sebenarnya
statistika itu luar biasa. Apalagi, sebagai seorang
mahasiswa yang berpikiran luas seharusnya kita dapat mengerti dan memaknai
kesuksesan dengan benar.
Kesuksesan bukan dilihat dari jurusan maupun materi yang
dimiliki nantinya, namun dilihat dari seberapa besar kemampuan dan partisipasi
kita dalam membangun negara.
Dan saya tidak pernah merasa salah pilih dan menyesal, karena
saya sudah mempertimbangkan banyak hal secara matang dan tidak asal-asalan
dalam memilih prodi statistika. Jadi, saya
sangat bangga dan bahagia menjadi mahasiswi statistika :)