Kamis, 29 November 2012

Seminar Nasional Statistika


Benar-benar memperoleh pencerahan setelah mengikuti Seminar Nasional Statistika “Implementasi dan Peran Statitika Dalam Asuransi Sebagai Investasi” pada hari Mingggu 25 November @Gedung Profesor Sudharto kemarin  :) 

             Ini dia salah satu pembicara di seminar kemarin .. Namanya Pak Alexander Martinus Christian...







Statistika Pilihan Saya


Merupakan suatu kebanggaan bagi saya bisa menduduki satu kursi di Universitas Diponegoro, salah satu Perguruan Tinggi Negeri favorit di Indonesia. Karena hal ini sudah menjadi impian saya sejak duduk di bangku SMP, yakni ingin melanjutkan pendidikan di pulau Jawa. Walaupun itu berarti saya harus jauh dari keluarga, tekad saya tetap kuat. Ditambah lagi dengan dukungan dari kedua orangtua, saya pun bertambah semangat untuk menetapkan Universitas Diponegoro sebagai salah satu pilihan saya di kartu peserta SNMPTN Jalur Undangan.
Karena diberi kesempatan untuk memilih dua program studi dalam satu universitas, saya pun memutuskan untuk memilih jurusan S1 Statistika sebagai pilihan pertama dan jurusan Ilmu Gizi pada pilihan kedua. Meskipun saya tahu bahwa Ilmu Gizi berada di bawah naungan Fakultas Kedokteran yang tentu saja lebih bergengsi di mata masyarakat. Bahkan ada yang pernah mengatakan bahwa pilihan saya terbalik. Namun saya tidak peduli karena saya lebih menyukai dan tetap yakin terhadap pilihan saya.
Mengapa saya memilih Statistika? Hal ini memang patut untuk dipertanyakan. Karena dari keempat jurusan pilihan saya, statistika merupakan satu-satunya jurusan yang bukan di bidang kesehatan. Jika saya ditanya mengenai hal ini saya akan selalu memberi jawaban yang sama, yakni karena saya menyukai ilmu statistika. Sementara pilihan yang lainnya merupakan saran dari kedua orangtua saya yang ingin agar saya kuliah dan bekerja di bidang kesehatan. Jadi, kedua orangtua saya sama sekali tidak tahu bahwa saya akan memilih jurusan statistika.
Statistika adalah ilmu yang sedang berkembang di Indonesia bahkan tergolong baru. Pada awalnya statistika merupakan salah satu bidang peminatan dalam program studi Matematika. Namun beberapa tahun terakhir, beberapa universitas membuka program studi ini. Maka saat ini belum cukup banyak universitas di Indonesia yang menyediakan program studi statistika, baik universitas negeri maupun swasta.
Saya memilih jurusan ini karena saya yakin bahwa jurusan statistika memang dibutuhkan di banyak bidang. Buktinya statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial), maupun di bidang bisnis, ekonomi, industri, asuransi, perbankan, bisnis, lingkungan, kesehatan, pertanian, dan rekayasa.. Dalam bidang industri, statistika sering digunakan untuk menentukan keputusan, contohnya berapa jumlah produk yang harus diproduksi dalam sehari berdasarkan data historis perusahaan, apakah perlu melakukan pengembangan produk atau menambah varian produk, perlu tidaknya memperluas cabang produksi, dan lain sebagainya.
Statistika juga digunakan dalam pemerintahan seperti keperluan sensus penduduk, menghitung keuangan negara, mendata jumlah propinsi beserta perangkat pemerintahan, mendata sumber daya alam, mengklasifikasikan daerah, mendata jumlah sekolah). Statistika juga digunakan dalam menenentukan komposisi penduduk, dimana dasar untuk menyusun komposisi penduduk yang umum digunakan adalah umur, jenis kelamin, mata pencaharian, dan tempat tinggal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta jajak cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Menurut informasi yang pernah saya baca, statistika dapat pula diterapkan di bidang komputasi dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan. Jadi prospek kerjanya cukup luas.
Sebelum memilih jurusan ini saya memang sudah mencari info tentang prospek kerja bidang statistika kedepannya. Dan keyakinan  saya pun  semakin mantap setelah mendengar materi yang diberikan dosen ketika PMB beberapa waktu yang lalu. Saya tertarik dengan materi-materi yang diberikan dosen, terutama materi tentang jurusan dan prospek kerjanya. Ditambah lagi dengan penjelasan dari para dosen bahwa banyak mahasiswa statistika yang mendapat IP cumlaude dan saat ini sudah banyak bekerja di instansi pemerintah maupun swasta. Saya menjadi termotivasi untuk mengikuti jejak-jejak kakak angkatan yang membanggakan tersebut.
Saya memilih dan memutuskan untuk meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi di Universitas Diponegoro, Fakultas Sains dan Matematika Jurusan STATISTIKA selain karena saya suka sekali yang berhubungan dengan hitung menghitung, tentunya juga karena saya mempunyai gambaran cita-cita dan masa depan setelah saya lulus nantinya. Meskipun banyak komentar serta kritikan dari berbagai pihak mengenai jurusan statistika, yang menganggap bahwa statistika itu merupakan jurusan yang rumit, tidak membuat saya menjadi down ataupun patah semangat. Justru hal tersebut saya jadikan dorongan untuk lebih giat lagi belajar agar dapat membuktikan bahwa jurusan statistika memiliki lulusan-lulusan yang berkompeten dan profesional.
Saya ingin dan berkomitmen menjadi orang yang sukses. Saya mempunyai keinginan bekerja di sebuah Instansi Pemerintahan atau bekerja di Departemen Keuangan, dan setelah saya bekerja serta mempunyai cukup modal saya berkeinginan membuka usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan. Hal tersebut saya cita-citakan dan sebisa mungkin akan saya wujudkan sebagai bentuk partisipasi saya terhadap kemajuan negara.
Menurut pandangan saya, statistika merupakan ilmu yang sangat diperlukan peranannya. Mungkin statistika sering dianggap sebagai prodi yg biasa-biasa saja apabila dibandingkan dengan prodi yang lain. Tapi saya tidak pernah menganggap remeh prodi statistika karena sebenarnya statistika itu luar biasa. Apalagi, sebagai seorang mahasiswa yang berpikiran luas seharusnya kita dapat mengerti dan memaknai kesuksesan dengan benar. Kesuksesan bukan dilihat dari jurusan maupun materi yang dimiliki nantinya, namun dilihat dari seberapa besar kemampuan dan partisipasi kita dalam membangun negara.
Dan saya tidak pernah merasa salah pilih dan menyesal, karena saya sudah mempertimbangkan banyak hal secara matang dan tidak asal-asalan dalam memilih prodi statistika. Jadi, saya sangat bangga dan bahagia menjadi mahasiswi statistika :)